Minggu, 15 Juli 2012
Hipnosis dan Hipnoterapi
Jumat, 06 Juli 2012
Memahami Hipnosis Sebagai Ilmu Pengetahuan yang Ilmiah
Dipandang dari sisi keilmuan:
Hipnosis adalah Ilmu yang mempelajari pengaruh sugesti terhadap pikiran manusia.
Dipandang dari sisi fenomena:
Menurut U.S. Department of Education , Human Servive Division:
"Hypnosis is the by-pass of the critical factor of the conscious min followed by the establishment of acceptable selective thinking". Hipnosis adalah penembusan filter mental pikiran sadar diikuti dengan tertanamnya suatu pemikiran/ide/sugesti yang dapat diterima.
Sedangkan Definisi Hipnosis lainnya adalah:
"Hipnosis adalah fenomena dimana kondisi kesadaran seseorang yang ditentukan oleh perubahan pola gelombang otak pada aspek frekuensi dan amplitudo, yaitu bergesernya frekuensi dominan dari Beta, Alpha, Theta dan Delta, sehingga mengakibatkan meningkatnya konsentrasi, fokus dan penerimaan berbagai pesan mental seseorang kepada pikiran bawah sadar orang tersebut yang bisa dibuktikan secara scientific dengan alat ukur gelombang otak EEG (Electro Enchephalograph)."
Istilah Penting dalam Dunia Hypnosis:
- Hypnosis / Hypnotism atau dalam bahasa Indonesia Hipnosis / Hipnotis /Hipnotisme adalah kata yang artinya sama.
- Hypnotist = Orang yang melakukan hypnosis atau "juru hypnosis".
- Hypnotherapy / hipnoterapi = Aplikasi hypnosis untuk terapi pengobatan.
- Self-Hypnosis = Menghipnotis diri sendiri.
- Subjek / Suyet / Klien / Pasien = Orang yang dihipnotis.
- Sugesti = Perintah atau saran yang diberikan hypnotist kepada subjek.
- Trance = Kondisi hypnosis atau keadaan dimana filter mental sedang tidak aktif.
- Terjadi REM (Rapid Eye Movement) yaitu mata berkedip-kedip dengan cepat saat seseorang baru memasuki kondisi hipnosis atau ketika bermimpi dalam tidur.
- Bernafas dengan diafragma (pernafasan perut)
- Suhu badan meningkat (Terasa Hangat)
- Relaksasi seluruh badan yang sempurna.
- Produksi air mata meningkat sehingga merembes/mengalir keluar dan mata kemrahan.
- Bola mata mengarah keatas, atau
- Gerakan bola mata kekanan dan kiri atau keatas dan kebawah secara konstan, atau
- Terjadi fenomena-fenomena hipnosis.
Hal-hal penting mengenai Pikiran, Conscious dan Subconscious
- SUATU PIKIRAN YANG BERTENTANGAN TIDAK DAPAT DIJALANKAN SECARA BERSAMAAN.
- SUATU HAL YANG DIINDUKSIKAN DENGAN TEKUN DAN EMOSIONAL CENDERUNG MENYEBABKAN PERUBAHAN FISIK.
- SEMAKIN BESAR USAHA CONSCIOUS, SEMAKIN KECIL RESPONS SUBCONSCIOUS.
- KETIKA PERHATIAN TERKONSENTRASI PADA SUATU IDE (WAWASAN) YANG MENARIK SECARA TERUS MENERUS, KITA CENDERUNG UNTUK MENINDAKLANJUTINYA SECARA SPONTAN.
Rabu, 20 Juni 2012
Hidup Jangan Pernah Takut Mencoba
Sabtu, 19 Maret 2011
Alasan Pentingnya Relaksasi Progresif
Jumat, 17 September 2010
Motivasi atau tidak ?
Memotivsi diri, membutuhkan tanggungjawab, pengarahan dan pengendalian diri, membawa diri menuju apa yang diinginkan dengan menggunakan Self Talk yang positif, terus lakukan self talk positif secara terus menerus, tidak usah terlalu serius, santai saja dalam melakukan self talk positif.
Jadi kesimpulannya, bila hidup kita sudah normal sebagaimana mestinya, kita hidup dalam ketenangan, tidak ada masalah berarti kita sudah temotivasi secara alami. Namun, bila ada masalah barulah kita memotivasi diri dengan menggunakan self talk positif.
Rabu, 15 September 2010
Memotivasi Diri
"Bukan apa yang terjadi, tapi apa yang saya pikir mengenai apa yang terjadilah yang menyebabkan saya merasa dan bereaksi"
Semakin sering kita berbicara positif kepada diri kita sendiri maka semakin kita merasa positif dengan diri kita sendiri. Semakin pandai kita berbicara/berkomunikasi positif dengan diri kita sendiri maka semakin damai perasaan kita. Selanjutnya semakin meningkatlah motivasi hidup kita. Kita akan semakin berani menatap kehidupan dengan semangat.
Motivasi adalah Alasan untuk bertindak. Itulah definisi yang tepat untuk motivasi. Kata kuncinya adalah Alasan untuk bertindak atau dengan bahasa lain adalah Niat.
Dengan kita memiliki alasan yang kuat untuk melakukan sesuatu maka maka kita memiliki energi untuk melakukannya. Berbicara mengenai alasan maka kita berbicara mengenai sesuatu yang berharga yang menjadi alasan untuk kita capai, sesuatu yang berharga bagi diri kita, sesuatu yang kita mampu mengorbankannya apapun demi mencapainya. Dengan begitu dengan adanya alasan atau dengan adanya Nilai yang kita tuju atau nilai yang sangat penting dan berharga bagi diri kita maka bisa menjadi daya pendorong yang tak akan pernah padam.
Selasa, 14 September 2010
Arti Sebuah Kehidupan
Memang tak bisa di sangkali dan tak bisa di pungkiri, tapi harus ada tindakan yang dilakukan untuk mengikis hal tersebut sedikit demi sedikit. maka lama-lama upaya kita itu menjadi bukit. Harus ada Upaya walaupun di tengah jalan upaya itu mungkin terhenti tapi bukan berhenti selamanya namun hanya berhenti sementara, bukan mundur selamanya tapi hanya mundur sementara, wajarlah bila ada maju mundur di dalam kehidupan. Dan wajar pula bila kemunduran itu sangat menukik tajam kebawah. Tak apalah suatu bumbu kehidupan yang justru menambah nikmat dan rasa kehidupan itu sendiri. Yang penting dan sangat Penting sekali kita tidak terjebak oleh perangkap setan yang namanya Bunuh Diri. Inilah jebakan setan yang harus hati hati kita waspadai. Penyeabnya adalah karena kita merasa Putus Asa dan oleh sebab itu kita sedapat mungkin menghindari putus asa ini. Ya itu tadi seperti di tulis di awal, tak apalah kita mundur jauh menukik kebawah, wajar-wajr saja yang penting jangan pernah putus asa.
Kebahagiaan itu apa??? [Part1]
Sebenarnya apakah kebahagiaan itu?? Kebahagiaan adalah kondisi hati yang tanpa konflik, tanpa kegelisahan, tanpa kecemasan dll, yang ada hanya ketenangan, kedamaian, dan kebersyukuran serta kebahagiaan. Apakah Kebahagiaan itu di rasakan oleh pikiran ataukah Kebahagiaan itu di rasakan oleh hati. Menurut Buku Quantum Ikhlas yang juga merupakan buku yang banyak di rekomendasikan oleh tokoh masyarakat, artis, motivator dan tokoh pengembangan diri. Yang di tulis oleh seorang Personal Coach, motivator dan juga pendiri Kahati Institute bahwa Kebahagiaan itu Sesungguhnya di rasakan oleh HATI atau PERASAAN alias JANTUNG. Di mana menurut Buku tersebut telah ada pembuktian yang menerangkan bahwa jantung memiliki gelombang Elektromagnetik 5000 kali lebih kuat dari pada otak, atau perbandingannya adlah 5000:1.
Selain itu juga Kebahagiaan juga di tentukan dari seberapa dekat kita berhubungan dengan sang Pencipta, Allah SWT. Mengapa bisa begitu?? Karena ada satu unsur Kebahagiaan dalam kedekatan kita kepada Allah, apa itu??? Kepasrahan, dengan semakin dekat kita kepada Allah SWT, kita merasakan bahwa selain kita ada kekuatan yang maha dahsat yang mengendalikan hidup kita yaitu Allah SWT. Yang dimana dia tempat kita bergantung, memuji dan meminta pertolongan. DIA lah tempat kita meminta pertolongan bukan yang lain. Dengan demikian bila kita mengalami kesulitan sebaiknya kita pasrahkan kepada Allah, kita bertawakkal kepada Allah dengan sebenar-benarnya. Maka dengan kekuatan yang maha dahsat yang telah di buktikan secara ilmiah, akan membantu kita memudahkan segala masalah dan memberikan jalan keluar. Semua contohnya bisa di baca di buku Quantum Ikhlas, Bukunya bisa di beli di toko Gramedia terdekat.
Rabu, 28 Juli 2010
Kekuatan Self Talk
Dari ketiga penulis kenamaan tersebut bisa di tarik suatu fakta tentang adanya self talk di dalam diri kita yang kita sadari atau tidak kita sadari mempengaruhi hidup kita. Self talk itu terdengar dengan jelas setiap saat, cuma kita belum tahu saja kalau itu namanya self talk.....
Semua belief(Keyakinan) dan Value (Nilai) yang ada dalam diri kita pasti muncul dalam bentuk self talk. Jadi sangat mudah bagi kita untuk mengetahui belief yang menghambat kita atau kita ingin mengetahui kondisi value kita, atau bila ada konflik antar value kita bisa mengetahui dan mengatur hierarki value kita atau kita bisa mendamaikan konflik antar value. Karena untuk mengetahuinya kita cukup mengamati self talk kita dengan baik dan cermat.
Kamis, 22 Juli 2010
Hal-hal Penting Apa Saja yang Perlu Kita Ketahui dalam Hidup Ini
Bisa Tujuan Hidup,
Tujuan jangka pendek, jangka panjang,
Tujuan Keuangan,
Tujuan Pekerjaan,
Tujuan Pendidikan,
Yang Penting kita HARUS punya tujuan dalam Hidup......
Sekecil apapun Tujuan Hidup kita, tidak apa-apa yang penting kita punya tujuan Hidup
Tujuan hidup bisa juga di sebut Panggilan jiwa kita,
Tujuan hidup bisa juga di sebut Target,
Tujuan hidup bisa juga di sebut Aktivitas hidup yg penting, yg kita lakukan sehari-hari,
Tujuan hidup bisa juga di sebut Sumber Motivasi,
Pengendalian Diri
Pengendalian diri juga berhubungan dengan pengendalian self talk atau pengendalian pikiran, pikiran atau self talk yang di konsentrasikan untuk tujuan positif akan menghasilkan buah yang positif pula, begitu pula pikiran atau self talk yang di konsentrasikan untuk tujuan negatif akan mengahasilkan buah yang negatif.
Semua pilihan ada di tangan kita,
Semua pengendalian ada di tangan kita,
Semua tanggungjawab ada di tangan kita,
Semua Hasil hidup kita ada di tangan kita,
karena kita yang punya pikiran kita, self talk kita, belief kita, value kita, maka cuma kita yang mampu merubah yang ada pada diri kita.
Selasa, 09 Februari 2010
Kegelisahan Hati
Tapi kita sebagai manusia, agar bahagia sudah semestinya kesadaran akan adanya sang pencipta yaitu Tuhan, Allah Azza Wa Jalla, perlu selalau kita jaga dan pelihara di dalam dada. Karena tidak ada yang dapat menolong kita didalam kesusahan kecuali Tuhan, Allah SWT.
Kita dapat gelisah karena pikiran kita, karena konflik yang ada pada diri kita, dan kita juga bisa gelisah saat kita berprasangka buruk terhadap apapun, baik itu terhadap orang lain, terhadap diri sendiri, terhadap situasi, terhadap keadaan, maupun terhadap Tuhan.
Disamping itu juga kita dapat gelisah karena kita merasa tidak mampu, tidak bisa, tidak sanggup, dan putus asa dalam menjalani hidup ini.
Kita juga dapat gelisah karena terlalu memandang hidup dari sudut pandang yang negatif. Dan juga kita terlalu terkungkung oleh masa lalu, kita terlalu mempemasalahkan masa lalu, kita terlalu memanjakan masa lalu, kita terlalu membiarkan diri kita berlarut-larut dalam masalah masa lalu.......
Solusinya mungkin kita harus lebih mendekatkan diri kepada Tuhan, Allah SWT pencipta kita, Ia lah yang lebih tahu tentang kita karena kita hanyalah ciptaannya.
Solusi yang lainnya mungkin kita harus lebih banyak bersosialisasi, bermasyarakat, bergaul dengan orang lain dan tidak mengkungkung diri sendirian.
Dan tak lupa untuk selalu berpikir positif setiap saat agar tecipta kehidupan yang positif pula
Selasa, 10 November 2009
Menguji Efektivitas Self Talk
Review atas artikel:
Belief in Self Talk adn Dynamic Balance Performance
Kaori Araki, dkk.
Masukkan Energi Positif
Dalam banyak literatur, hubungan antara self talk dan penampilan sudah banyak dibahas. Hasilnya, Self talk memang membantu para atlet untuk tampil maksimal seiring dengan kemampuan atletis mereka. Penelitian-penelitian itu antara lain menemukan bahwa atlet-atlet olimpiade serta para pemain tim nasional menggunakan self talk sebagai strategi pembangun motivasi (Hardy, Gammage, & Hall, 2005), self talk untuk mempercepat penguasaan keterampilan (Landin & Hebert, 1999), untuk mengontrol fokus perhatian (Gould, Eklund, & Jakcson, 1992), dan untuk meningkatkan rasa percaya diri (Landin & Hebert, 1983).
Definisi self talk sendiri adalah sebuah fenomena multidimensi yang berkaitan dengan verbalisasi yang dilakukan oleh atlet yang ditujukan pada diri mereka sendiri (Hardy, hall, & Hardy, 2005). Secara sederhana self talk adalah berbicara pada dirinya sendiri. Hampir setiap saat seseorang melakukan apa yang disebut dengan self talk ini, baik dalam bentuk yang posisif maupun negatif. Self talk yang positif adalah ucapan-ucapan yang positif kepada diri sendiri sepert “kamu mampu mengatasi lawan”, “pecahkan rekormu sendiri”, dan sebagainya. Sedang self talk negatif adalah ucapan-ucapan yang mengandung unsur ketidakpercayaan diri seperti, “Duh, kok lawan tampil hebat ya?”, “Aku pasti kalah”, dan sebagainya.
Penelitian yang dilakukan oleh Araki, dkk., ini mencoba mencari tahu seberapa efektif self talk terhadap penampilan seorang atlet. Penelitan eksperimental ini dilakukan kepada 125 pelajar. Mereka harus mengisi dua buah questionnaire, yakni Belief in Self-Talk Questionnaire serta Type of Self-Talk Questionnaire. Kuesiner pertama bertujuan melihat seberapa besar keyakinan subjek terhadap teknik Self-Talk, sedang kuesioner kedua bertujuan untuk melihat jenis-jenis Self-Talk yang digunakan dan diberikan sebelum dan sesudah subjek melakukan aktivitas keseimbangan dalam alat yang bernama Stabilometer.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa subjek yang mempunyai skor tinggi dalam Belief of Self Talk Questionnaire mampu menjaga keseimbangan dalam waktu yang lebih lama dibandingkan subjek yang tidak begitu tinggi dalam mengisi kuesioner serupa. Temuan lain adalah tipe-tipe self talk yang paling sering dipakai adalah kategori Fokus (85 %), kemudian Instruksional (65%), Motivasional (50%), menenangkan (49%), performance worry (26%), keraguan pada diri(15%), dan frustrasi (14%).
Dari penelitian tersebut bisa dilihat bahwa Self-Talk masih efektif untuk meningkatkan kualitas penampilan. Hal ini menguatkan bahwa Self-Talk menjadi salah satu metode yang harus dilatihkan kepada para atlet dalam mencapai prestasi yang tertinggi. Alasan dasarnya adalah Self-Talk mengajari seseorang untuk selalu waspada dan berpikiran positif terhadap diri sendiri. Ketika seorang atlet sudah mulai ragu dengan penampilannya, dan mulai mengatakan hal-hal yang negatif berkaitan dengan diri dan kemampuan dirinya, maka kemampuan potensial atlet tersebut dengan sendirinya akan berkurang. Efeknya, kepercayaan diri, motivasi akan menurun dan keraguan serta kecemasan akan meningkat.
Pemilihan tipe-tipe self talk juga sangat mempengaruhi penampilan. Untuk itulah, proses pengajaran self talk harus benar-benar terfokus sehingga bisa menambal kekurangan seorang atlet dalam hal kualitas mental. Seorang atlet yang mempunyai kecenderungan lemah dalam hal motivasi, maka dia harus diajarkan untuk melakukan self talk yang bersifat motivasional, begitu juga dengan atlet yang kurang dalam mengatasi kecemasan atau rasa kuatir, maka atlet tersebut harus banyak diajak untuk melatih self talk calming (menenangkan).
disadur dari : psikologiolahraga.wordpress.com
Selasa, 03 November 2009
Kita dan Pikiran Kita
Dengan kata lain, kemungkinan besar kita tidak pernah benar-benar memutuskan sesuatu secara intelektual. Otak kita yang membuat keputusan tersebut, bukan pikiran ataupun kesadaran kita. Kita tidak memiliki kebebasan berlogika dan berpikir seperti yang kita duga, melainkan sekedar mengikuti apa yang otak fisik kita sudah programkan. Itu sebabnya Anda kadang pernah kebingungan mengapa bisa terjerumus ke sebuah situasi yang sebenarnya merugikan atau berakibat negatif.
Coba telusuri konflik dan kondisi-kondisi sulit yang sedang Anda jalani sekarang. Apakah Anda bertindak sesuai dengan kesadaran dan pikiran yang sehat, atau hanya mengikuti emosi, insting dan impuls-impuls mentah yang dikalkulasikan oleh otak Anda?
Apakah kita sudah selalu sadar sesadar-sadarnya dalam bertindak, atau cenderung mengijinkan diri dikendarai oleh program tubuh kita? Beranikah kita mengakui bahwa, sesuai studi di atas, kita seringkali bertindak di luar kontrol kesadaran, di luar logika sehat, bahkan menjadi budak gangguan jiwa dan trauma?
Di sadur dari http://lexdepraxis.wordpress.com/
Rabu, 28 Oktober 2009
Kebahagiaan
Perasaan bahagia yang permanen.
Pahamilah bagaimana perasaanmu menjadi Bahagia.
Lalu ikuti hasrat itu.
Ikuti hasratmu untuk Bahagia.
Temukan ide untuk bahagia.
Buat seolah-olah kita sudah bahagia dengan semua yang kita alami.
Kita bersyukur dengan semua yang sudah maupun sedang kita alami.
Dan jangan mengeluh.
Bahagia juga hasil dari suatu proses penerimaan diri.
Kita bisa menerima diri kita dengan jujur apa adanya.
Bahwa tak masalah bagaimana wajah kita.
Kita tetap menghargai dan menyayangi wajah kita.
Kita fokus pada menemukan dan menciptakan Kehidupan yang bermakna.
Karena apabila kita telah menemukan dan menciptakan kehidupan yang bermakna,
Maka Kebahagiaan otomatis pasti datang menghampiri kita.
Belajarlah memilah antara Fakta, Realita dengan Imajinasi, khayalan yang kosong.
Aturlah pikiran kita agar kita bahagia.
Manage pikiran kita dengan baik.
Kita harus berani me-manage pikiran kita.
Paksa diri kita untuk me-manage pikiran kita, bila ia menolak.
Ini demi Kebaikan kita dan demi Kebahagiaan kita juga.
So, Bahagialah Setiap Saat Karena itu memang Hak Kita Yang di Berikan Tuhan Semenjak Kita Lahir...
Memaafkan keadaan
Bukan kemarin bukan besok.
Rancanglah saat ini dalam pikiran mu dengan sebaik-baiknya.
Tidak usah pedulikan masa lalu mu yang kelam.
Masa lalu tidak berarti apa-apa.
Berilah arti yang positif bagi masa lalu mu itu.
Ia tidak berarti apa-apa, sampai kamu yang memberi arti.
Kubur dalam-dalam masa lalu mu itu.
Maafkanlah dengan sepenuh hati masa lalu mu itu.
Buat dada mu terasa lapang ketika engkau melihat masa lalu mu.
Maafkan semua keadaan yang menimpa mu dulu.
Ikhlaskan dan Pasrahkan semuanya kepada Tuhan Pencipta alam semesta.
Allah Azza wa Jalla.
Memang tidak mudah untuk memaafkan keadaan.
Apalagi keadaan yang membuat kita takut, terdiam, dan terpenjara.
Seolah ini takdir Tuhan yang kejam.
Padahal tidak, tidak sama sekali.
Mana mungkin Tuhan yang kita percayai itu,
justru menyengsarakan kita.
Yakinlah bahwa di setiap keadaan, kejadian dan peristiwa di dalam hidup kita.
Adalah keadaan terbaik yang di berikan tuhan untuk kita.
Dan ada hikmah dan manfaat yang bisa kita lihat dari keadaan tersebut.
Yang terpenting dari setiap keadaan, kejadian dan peristiwa yang kita alami, kita maknai dengan makna yang mulia, makna fitrah kita sebagai manusia, yaitu makna yang positif.
Pemaknaan yang benar dan tepat serta sesuai itulah yang akan menentukan kondisi emosional kita.
Apakah kondisi emosional kita positif berarti kita bahagia, senang, gembira, tenang, damai.
Ataukah kondisi emosional kita negatif akibat salah pemaknaan tadi sehingga kita mengalami perasaan takut, was-was, cemas, gelisah, sedih, marah, sengsara.
So, MAAFKANLAH KEADAAN DAN MAKNAI KEADAAN ITU SECARA POSITIF.